Medan - Perusahaan Umum Damri memberlakukan tarif bus trayek Medan-Bandara Internasional Kuala Namu atau Kuala Namu International Airport (KNIA) rata-rata Rp10.000 dan Rp15.000 per orang.

Tarif Rp15.000 ditetapkan bagi setiap penumpang Damri trayek Medan-KNIA yang naik dan turun di sekitar pusat perbelanjaan Carrefour Jalan Gatot Subroto Medan dan Rp10.000 di Terminal Terpadu Amplas Medan.

General Manager Perum Damri Sumut Basri Mubin, saat melakukan audiensi dengan Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi, di Medan, Kamis (25/7), memaparkan, pihaknya untuk tahap awal mengoperasikan 20 unit armada bus Damri untuk melayani trayek Medan-KNIA pergi pulang.

“Setiap unit bus yang dioperasikan dilengkapi fasilitas toilet, AC, wifi dan 32 kursi penumpang,” tambahnya.

Diakuinya, jumlah armada bus yang dioperasikan Perum Damri untuk melayani trayek Medan-KNIA minimal sebanyak 25 unit.

“Untuk memenuhi kebutuhan penumpang, bus yang harus stand by di tempat idealnya saat ini sebanyak 25 unit,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi minta Perum Damri yang menangani moda transportasi menuju KNIA agar memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik kepada penumpang.

“Mari terus kita mencari “win-win solution” untuk bersama memberi kenyaman kepada para penumpang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wagub Sumutsu juga minta pihak Perum Damri berkoordinasi dengan TNI-AU, terkait rencana penggunaan sebagian lahan eks Bandara Polonia Medan untuk menjadi terminal Damri tujuan KNIA.

(rel/Nusantaranews)

Read 720 times
Rate this item
(0 votes)
Published in informasi